tanpa menyangkal
aku mencintaimu
sebab kau yang terbaik
yang pernah hadir dalam hidupku
kau kenalkan aku pada cahaya
walau kau tinggalkan setelahnya
kau dampingkan aku padanya
dengan begitu anggun
hingga mengundang decak kagum
lalu pamitmu menyengat kami
entah menghukum atau menguji
membuatku nyaris beranjak
namun dia terlampau bijak
menambatkanku kembali
dengan menanam tegar
aku pun terpasung
dalam penantian
gutem, (Hing: 1/12/13)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar