Jumat, 30 Mei 2014

rindu ibu

ibu,
aku bermimpi menjadi kanak-kanak lagi
memanggil ibu dengan sepenuh rindu

merindu rayumu, saat meluluhkan marahku
merindu bujukmu, saat mengusir sedihku

ibu,
aku ingin bercerita
tentang yang menggores lukaluka

pisau yang sejatinya pelindung jiwa
kinii tengah membuat luka

ibu,
jangan bangunan aku dari  mimpi ini
sebab teduh hadirmu, tentraman hati

gunung tembak mei 14

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Translate