Selasa, 01 Juli 2014

Pilkada. Dudu Pil Kada, Pak!

adikku
Waktu iku, adekku sing ragil kerjo nduk suroboyo. Lha bapakku, ancen rodo pikun mergo wis tuwo.
Sak wijining dino, adekku prei ora kerjo mergo ono pilkada nang Suroboyo.
"Lho, koen gak kerjo ta?" bapakku takok
"Gak, pak. onok pilkada" jawabe adekku
"Gawe opo pilkada iku?" bapakku iseh takok
"Kanggo kesel-kesel," jare adekku
"Apan anu, tukokno aku siji yo," jare bapak
Gak let suwe, bapakku dolan nang lapangan Bima Sakti (lapangan basket). Ngobrol karo kanca-kancane. Pas mulih muring-muring karo adekku.
"Jaremu pilkada iku obat kesel2. Wong tibakne pemilian wali kota. Kurang ajar koen iki ancene"
Adekku ngakak

(suamiku) kenalilah bahwasanya, aku akan selalu bengkok


Tempat yang paling baik untuk menimba ilmu bagi wanita adalah seorang suami yang shalih, penuntut ilmu dan bertaqwa kepada Allah. Oleh karena itu, bagi orang tua hendaknya berupaya memilihkan suami terbaik bagi anaknya.

Kenapa dikatakan bahwa tempat yang paling baik untuk menimba ilmu bagi wanita adalah seorang suami yang shalih, penuntut ilmu dan bertaqwa kepada Allah?

Di antara alasannya adalah, mengingat karakter seorang istri. Mereka tercipta dari tulang rusuk yang bengkok, yang secara fitrah akan tetap bengkok.

Seorang istri, sebaik apapun sifatnya, tetap saja dia adalah seorang wanita yang secara fitrah sulit untuk diluruskan karena diciptakan dari tulang rusuk yang bengkok.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

"Sesungguhnya wanita diciptakan dari tulang rusuk yang bengkok, sehingga dia tidak bisa terus-menerus dalam keadaan lurus jalan hidupnya." [HR. Muslim (no. 1468)]

Oleh karena itu, seorang wanita sangat membutuhkan BIMBINGAN dan PENGARAHAN dari seorang laki-laki (suami) yang memiliki AKAL, KEKUATAN, KESABARAN, dan KETEGUHAN PENDIRIAN yang melebihi wanita.

Kepada engkau yang telah menjadi suamiku, teruslah menasihatiku, ambillah simpati, banyak-banyaklah memaafkanku dan bersabar akan kebengkokanku.

Sebab hidup senang bersama seorang istri tidak mungkin bisa dicapai kecuali harus dengan bersabar atas kekurangannya.

Semoga kebaikan akan meliputi kita, Insya Allah.

Perempuan Bersuami Sepi Jatuh Cinta pada Lelaki Penyendiri

Aku perempuan bersuami sepi yang selalu sendiri menyapa pagi dan malam. Berjumpa lelaki penyendiri melalui lambang-lambang.

Waktu bertaruh, dengan siapa aku banyak menghabiskan senggang. Lalu cinta menyusup dari lambang-lambang pada ingatan, ke dada, ke jantung menghujam.

Perempuan juga bisa berpaling, meski kaki dan tangan terbelenggu oleh ikatan atas nama adat, atas nama Tuhan.

Aku perempuan bersuami sepi, mencandui rayuan lambang-lambang lalu jatuh cinta pada lelaki penyendiri.

Translate