dulu, setiap sore aku menunggunya pulang
bersama sepiring juadah bikinanku
yang kusimpankankan sebelum anak-anak habiskan
kini, setiap sore aku cukup membeli juadah pada pedagang gorengan
atau sebungkus roti marie
dan memakan habis bersama orang-orang yang ditakdirkan Tuhan
untuk menemaniku menanti senja di dekat pematang
namun, masih ada entah sesak atau sesal
sebab jantungku masih tertinggal dua detaknya...
Malang, 250914
atau sebungkus roti marie
dan memakan habis bersama orang-orang yang ditakdirkan Tuhan
untuk menemaniku menanti senja di dekat pematang
namun, masih ada entah sesak atau sesal
sebab jantungku masih tertinggal dua detaknya...
Malang, 250914
Tidak ada komentar:
Posting Komentar