Senin, 01 Agustus 2011

Jatuh Cinta

setelah tujuh pekan berlalu
hari itu kau datang dengan wajah bersungging senyum
diiringin sebuah sapa; “hai, aku datang lagi!”

sungguh hari itu ingin ku katakan; “aku merindukanmu!”
namun yang terucap malah; “aku suka sandal jepitmu!”
dan aku pun memaki-maki atas kalimat yang telah menyatu dengan waktu

seolah menghibur kau bilang;
“aku selalu menyukai setiap kalimat yang kau ucapkan”
sepertinya kau selalu sengaja membuat wajahku merona

kemudian renyah tawamu berderai-derai, kau pasti mentertawakanku
“apa kabar hidupmu?” tanyamu
aku menjawab; “masih dalam koma”
lagi-lagi kau tertawa; “apa yang membuatmu koma?”
sungguh saat itu ingin ku katakan; “kaulah yang membuat hidupku koma”
“kau membuatku terkatung-katung dalam tunggu dan rindu”
“pesonamu membuatku terhenti untuk sementara waktu”
“karena aku belum ingin sampai ke titik!” jawabku ketus

kau pun tertawa, “sungguh aku selalu menyukai setiap ucapanmu”
aku menjerit dalam hati, “kenapa hanya ucapanku?”

lalu kau terdiam, menatapku tajam
sambil menggenggam tanganku, kau bilang; “aku ingin menemanimu sampai ke titik”

itu membuat sisi kanakku bertepuk tangan sambil meloncat-loncat
di sini, di dalam dada ini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Translate